Awal masuk SMA!
*Bolak – balik depan kaca* “kira
– kira gimana ya temen – temen gue nanti” dengan hati yang sangat senang karna
dirinya sudah beranjak ke jejang pendidikan yang lebih tinggi (SMA) Aulia pun
beranjak dari depan cermin yang sangat besar di kamarnya menuju meja makan,
dari kejauhan ibundanya pun sudah terlihat sedang berdiri di samping meja
makan. “mamaaah, aku udah cantik belooom?” dengan lancang tangannya menyambar roti bakar
hangat di atas meja makan.
Mamahnya pun
menjawab dengan nada tertawa “Sudah, anak mamah tiap hari cantik kok” sambil
membenahi rambut Aulia. Beberapa menit kemudian aulia selesai sarapan. “mamah
aku berangkat ya” mencium pipi kanan dan kiri mamahnya “hati – hati ya sayang”
jawab mamahnya tersenyum. karena baru semester 1, murid baru tidak ada yang
boleh
menggunakan kendaraan pribadi. Maka dari itu Aulia hanya di antar oleh supir dirumahnya sampai kesekolah
barunya. Ketika sampai di sekolah barunya Aulia pun tercengang perasaannya pun
campur aduk.Lalu dia mengepalkan tangannya dan mengayunkannya kearah dagu dan berkata “mulai sekarang aku anak sma” Aulia pun mulai melangkahkan kakinya melewati pintu gerbang besar yang ada di hadapannya dengan ragu – ragu ia berjalan mengitari semua ruangan di sekolah tersebut. Dan tanpa di sadarinya ada yang sedang memerhatikan tingkahnya. Namanya Putri dia ketua osis di sekolah tersebut. Putri pun mendekati aulia, langkah aulia pun terhenti karna kehadiran putri di hadapannya, sejenak aulia tersentak kaget, karna orang yang sedang berdiri di hadapannya menatapnya dengan tatapan tajam. Dengan nada sedikit takut – takut malu ia bertanya kepada sosok perempuan berkacamata
Aulia : ka mau tanya, kelas
untuk siswa baru dimana ya?
Putri : ohh.. yauda sini ikut saya....
*diantarnya Aulia ke aula SMA untuk mengikuti Masa Bimbingan Siswa*
Putri : nanti kalo udah nyampe aula, kamu duduk di kursi yg masih kosong, dan ga usah pilih-pilih
Aulia : ekhm,, iya ka..
*sesampainya di ruangan aula... Semua terdiam*
Putri : Kamu duduk disana aja..
Aulia : Iya ka..
Putri : ohh.. yauda sini ikut saya....
*diantarnya Aulia ke aula SMA untuk mengikuti Masa Bimbingan Siswa*
Putri : nanti kalo udah nyampe aula, kamu duduk di kursi yg masih kosong, dan ga usah pilih-pilih
Aulia : ekhm,, iya ka..
*sesampainya di ruangan aula... Semua terdiam*
Putri : Kamu duduk disana aja..
Aulia : Iya ka..
(Ruangan hening sejenak ketika
ketua osis tiba..)
Dengan nada sedikit sedikit keras, putri menyampaikan kalimat sambutan dan penghargaan bagi seluruh siswa/i yang telah atau dapat bersekolah di SMA tersebut, Selama MOS berlangsung Aulia merasakan apa yang belum pernah ia rasakan, mengalami apa yang belum pernah ia alami dan banyak hal yang ia pelajari dari masa bimbingan siswa... sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa, menghantarkan siswa/i kedepan pintu ruangan belajar (hehe ngawur dikit) Dan MOS pun akhirnya selesai, decak kagum siswa/i baru SMA pun berbahagia saat spanduk berikatkan balon udara di terbangkan keudara
hari terakhir MOS itupun seluruh siswa/i di pulangkan, agar mempersiapkan alat tulis buku DLL untuk menghadapi hari esok yg berbeda.. Aulia yang saat itu sedang berjalan sendirian karena beru saja ke kantin sekolah untuk mengganjal perutnya, si sapa oleh salah satu murid baru
Dengan nada sedikit sedikit keras, putri menyampaikan kalimat sambutan dan penghargaan bagi seluruh siswa/i yang telah atau dapat bersekolah di SMA tersebut, Selama MOS berlangsung Aulia merasakan apa yang belum pernah ia rasakan, mengalami apa yang belum pernah ia alami dan banyak hal yang ia pelajari dari masa bimbingan siswa... sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa, menghantarkan siswa/i kedepan pintu ruangan belajar (hehe ngawur dikit) Dan MOS pun akhirnya selesai, decak kagum siswa/i baru SMA pun berbahagia saat spanduk berikatkan balon udara di terbangkan keudara
hari terakhir MOS itupun seluruh siswa/i di pulangkan, agar mempersiapkan alat tulis buku DLL untuk menghadapi hari esok yg berbeda.. Aulia yang saat itu sedang berjalan sendirian karena beru saja ke kantin sekolah untuk mengganjal perutnya, si sapa oleh salah satu murid baru
Ramdhani : wey!!!
Aulia pun melengos kearah suara dan, jreng jreng apa yang dia lihat.. gasp... sesek nafas.. mimisan dll..
di dalam hati Aulia pun terbesit “mimpi apa gue
semalem T^T” Ramdhani yang biasa di
panggil dhani duduk di kelas XI’Science’5 memang anak yang pintar, supel, gaul
dan ketampanannya tiada tandingAulia pun melengos kearah suara dan, jreng jreng apa yang dia lihat.. gasp... sesek nafas.. mimisan dll..
di SMA tersebut..
dengan nada malu – malu biawak, Aulia menjawab “ada apa kak? “
Dhani : Buku lu? Sambil menunjukan buku milik Aulia yg tertinggal saat Aulia makan di kantin tadi
Aulia : oh iya ka makash ya ka udah mau balikin buku Aulia.. Aulia ampir aja ninggalin buku ini sekali lagi makasih ya ka.. bwt kakak kelas apa?
Dhani : “.... Sebelas sains lima” dalam hati dhani berkata “Nafas neng”
tak sadar sepenglihatan Aulia ia melambaikan tangan seperginya Dhani dari dekat tempatnya berdiri..
esok harinya KBMpun di mulai dengan tertib dan Aulia menjalani kehidupan sekolah barunya..
besok lagi yaaaa ;;) Gudnite













Tidak ada komentar:
Posting Komentar